https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/issue/feed Jurnal Arsitektur Sulapa 2026-01-05T15:03:06+08:00 Dr. Ir. Muhammad Awaluddin Hamdy, ST., M.Si, IPM awaluddin.hamdy@universitasbosowa.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Arsitektur SULAPA (JAS) merupakan jurnal ilmiah terkait kajian ilmu Arsitektur. JAS dikelolah oleh program studi Arsitektur dan diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Bosowa.</p> <p>Jurnal Arsitektur Sulapa diterbitkan secara berkala oleh Jurusan teknik Arsitektur sebagai salah satu wahana komunikasi, tukar menukar informasi, pengetahuan, kesempatan, kerjasama antar perguruan tinggi penyelenggara dengan profesi yang terkait dengan perencanaan desain, sekaligus sebagai wadah untuk menampung ide, inovasi, dan apresiasi atas disiplin ilmu perencaaan bangunan (desain arstektural).</p> <p>Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.</p> https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/927 Penerapan Unsur Kebudayaan Suku Toraja, Bugis, dan Makassar Pada Terminal Regional Daya Kota Makassar 2025-11-26T11:38:48+08:00 Simarwata Pallawa shifapallawa123@gmail.com Nasrullah Nasrullah nasrullah@universitasbosowa.ac.id Lisa Amalia lisa.amalia@universitasbosowa.ac.id <p>Terminal Regional Daya merupakan merupakan Terminal Induk Penumpang Tipe A Kota Makassar. Moda pengangkutan berupa transportasi merupakan suatu gerakan pemindahan barang atau subjek orang dari tempat satu ke tempat lainnya. Salah satu pusat transportasi utama di Sulawesi Selatan, Terminal Regional Daya tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit bagi para pelancong, tetapi juga sebagai etalase kebudayaan dari suku-suku yang mendiami wilayah Saulawesi selatan, yaitu Makassar, Bugis, dan Toraja. Pembahasan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan unsur-unsur kebudayaan yang dihadirkan oleh masing-masing suku di terminal tersebut. Melalui integrasi unsur-unsur kebudayaan Makassar, Bugis, dan Toraja dalam desain dan fasilitas Terminal Regional Daya, terminal ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit, tetapi juga sebagai pusat pertemuan budaya yang mencerminkan keragaman dan kekayaan tradisi Sulawesi Selatan. Pengaruh kebudayaan ini berkontribusi pada pengalaman pengguna yang lebih mendalam dan memperkuat identitas budaya.</p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Simarwata Pallawa, Nasrullah Nasrullah, Lisa Amalia https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/928 Wisata Bahari Berkonsep Arsitektur Vernakuler di Pulau Pannambungan Kabupaten Pangkep Kepulauan, Sulawesi Selatan 2025-11-26T11:46:58+08:00 Yogi Saputra yogilive@gmail.com Syarif Beddu syahril.idris@universitasbosowa.ac.id Syahril Idris syahril.idris@universitasbosowa.ac.id <p>Arsitektur Vernakuler merujuk pada gaya arsitektur yang di bangun oleh masyarakat lokal menggunakan bahan- bahan dan teknik konstruksi yang tersedia secara tradisional di wilayah atau budaya tertentu. Wisata bahari atau wisata pantai adalah jenis wisata yang populer di seluruh dunia. Wisata bahari menawarkan pengalaman berlibur yang santai dan menyenangkan di pantai, laut, dan pulau-pulau yang indah. Beberapa kegiatan yang populer di wisata bahari antara lain berjemur di pantai, berenang, snorkeling, selam, surfing, dan memancing. Pulau Pannambungan merupakan salah satu pulau yang terletak di Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan yang mulai banyak di kunjungi oleh wisatawan karena terkenal dengan pemandangan sunset yang menawan dan berpasir putih. Tujuan dari perancangan Wisata Bahari ini yaitu untuk mengembangkan potensi yang terdapat pada pulau Pannambungan dengan menyediakan fasilitas penginapan dan fasilitas penunjang yang menunjang kegiatan wisatawan, yang mana bentuk, material dan prinsipnya menggunakan pendekatan Arsitektur Vernakuler, metode pengolahan data yang digunakan adalah menggunakan data primer dan data sekunder. Perolehan data yang di dapatkan dari hasil survei lapangan dan studi literatur. Hasil dari perancangan ini yaitu menghasilkan kawasan Wisata Bahari, dan mempunyai fasilitas untuk wisatawan yang tidak hanya datang menikmati sunset dan pantai berpasir putih tetapi juga dapat menikmati fasilitas yang lengkap. Dengan mengembangkan kebaharian pulau ini, dapat menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara dengan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah khususnya Pulau Panambungan.</p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Yogi Saputra, dkk https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/929 Penerapan Material Kolam Air Panas Wisata Air Kota Mamasa Dengan Pendekatan Arsitektur Hijau 2025-11-26T11:55:14+08:00 Nuravni Ramadhani nuravniramadhani11@gmail.com Syamsuddin Mustafa syamsuddin.mustafa@universitasbosowa.ac.id Lisa Amalia lisa.amalia@universitasbosowa.ac.id <p>Air Panas merupakan energi alam yang berasal dari panas bumi, yang pada umumnya berasal dari dalam bumi. Panas dari inti bumi ini akan terkumpul yang nantinya tersusun atas berbagai macam batuan yang titik lebur berbeda-beda. Pada Kawasan Wisata Air ini terdapat Kolam Air Panas yang bersumber dari batu alam, dimana jarak antar lokasi dan sumber air panas tidak begitu jauh. Permandian Air Panas sangat bermanfaat sebagai rileksasi pada tubuh. Arsitektur hijau adalah satu pendekatan desain dan pembangunan yang didasarkan atas prinsip-prinsip ekologis dan konservasi lingkungan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan. Tujuan arsitektur hijau adalah menciptakan eco desain, arsitektur ramah lingkungan, arsitektur alami, dan pembangunan berkelanjutan. Metode pengolahan data yang digunakan adalah menggunakan data premier dan data sekunder. Perolehan data diambil dari hasil survey lapangan dan studi literatur. Hasil dari perancangan ini yaitu menghasilkan kasawan wisata air yang berbeda dengan wisata air pada umumnya.</p> <p> </p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Nuravni Ramadhani, dkk https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/932 Penerapan Struktur Spaceframe pada Perencanaan Gedung Galeri Seni dan Budaya di Kota Makassar 2025-11-29T13:38:19+08:00 Siti Nuranissa sitinuranissa2311@gmail.com Syarif Beddu awaluddin.hamdy@universitasbosowa.ac.id Syamsuddin Mustafa syamsuddin.mustafa@universitasbosowa.ac.id <p>Di Kota Makassar jumlah aktivitas terkait kesenian dan kebudayaan mengalami peningkatan yang cukup pesat. Namun dari segi sarana dan prasarana, di Kota Makassar sangat minim wadah yang dapat menampungi kegiatan kesenian dan kebudayaan. Galeri Seni dan Budaya dihadirkan sebagai wadah terpusat yang dapat menampung berbagai kegiatan seni dan budaya. Sebuah Galeri Seni dan Budaya memperlukan program ruang yang luas dan bebas dari kolom sekaligus menuntut bentuk yang unik sebagai ikon budaya dan menjadi daya tarik. Permasalahannya adalah bagaimana menetapkan struktur space frame yang tepat untuk bangunan Galeri Seni dan Budaya di Kota Makassar, penerapan struktur space frame dilakukan khususnya pada bagian atap bangunan. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode progmatik, yaitu metode pembahasan secara sistematis, rasional, dan analitik dengan menggambarkan serta memvisualisasikan tentang objek kajian berdasarkan literatur dan standar yang telah ditentukan. Dengan dilakukannya kajian penerapan struktur space frame pada bangunan Galeri Seni dan Budaya ini, maka diharapkan akan mendapatkan rancangan gedung galeri seni dan budaya yang sesuai dengan kapasitas dan fungsi yang akan diwadahi serta dapat diketahui penerapan struktur space frame yang sesuai untuk fasilitas Galeri Seni dan Budaya di Kota Makassar.</p> <p> </p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Siti Nurannisa, dkk https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/930 Penerapan Arsitektur Hijau pada Perancangan Redesain Sekolah Menengah Kejuruan Baramuli di Kabupaten Pinrang 2025-11-29T11:09:58+08:00 Rachmat Rachmat rchmt24@gmail.com Satriani Latief satriani.latief@universitasbosowa.ac.id Lisa Amalia lisa.amalia@universitasbosowa.ac.id <p>Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia adalah jenis pendidikan menengah yang fokus pada pengembangan keterampilan teknis dan praktis di bidang-bidang tertentu. SMK dirancang untuk mempersiapkan siswa langsung memasuki dunia kerja setelah lulus, dengan penekanan pada praktik lapangan dan pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan kebutuhan industri.. Desain bangunan SMK yang berfokus pada keberlanjutan mencakup penggunaan material ramah lingkungan, pencahayaan alami, dan sistem ventilasi yang efisien. Ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga mengajarkan siswa tentang pentingnya keberlanjutan dalam konstruksi dan desain Arsitektur merupakan kombinasi bangunan dan seni. Le Corbusier mengartikan bahwa arsitektur ialah permainan massa yang benar, mahir dan sangat mencolok. Perkembangan kota yang pesat dan minimnya pembangunan dengan basis green arsitektur menjadi salah satu latar belakang perancangan ini. Sekolah Menengah Kejuruan ialah sebuah sekolah yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam disiplin ilmu. Oleh karena itu, sekolah ini didirikan dengan konsep green yang ramah lingkungan sebagai contoh bangunan ramah lingkungan.</p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Rachmat Rachmat, Satriani Latief, Lisa Amalia https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/931 Perencanaan Resort Negeri di Atas Awan Toraja Utara Berbasis Ekowisata 2025-11-29T13:25:17+08:00 Herto Pasaule Linggi Allo Hertopasaulelinggiallo24@gmail.com Syam Fitriani Asnur syamfitriani.asnur@universitasbosowa.ac.id Syahril Idris syahril.idris@universitasbosowa.ac.id <p>Toraja Utara, dengan keindahan alamnya yang memukau, dikenal sebagai destinasi wisata unggulan, terutama kawasan "Negeri di Atas Awan." Dalam konteks meningkatnya minat terhadap ekowisata, perencanaan resort berbasis ekowisata di wilayah ini menjadi sangat relevan. Perencanaan ini bertujuan untuk merancang sebuah resort di Toraja Utara yang mengusung konsep ekowisata. Resort yang direncanakan terletak di daerah yang dikenal sebagai "Negeri di Atas Awan," sebuah kawasan dengan pemandangan alam yang memukau dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Konsep ekowisata dipilih untuk menjaga kelestarian lingkungan, budaya lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan mencakup analisis potensi kawasan, kajian literatur, serta survei lapangan yang melibatkan masyarakat dan stakeholder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan resort berbasis ekowisata ini dapat mendukung pelestarian lingkungan dan budaya Toraja, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup desain resort yang ramah lingkungan, integrasi dengan budaya lokal, dan strategi pengelolaan yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.</p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Herto Pasaule, dkk https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/934 Penerapan Lapisan Material Fasad Pada Rumah Susun Karyawan PT.Industri Kapal Indonesia di Kota Makassar 2025-12-03T20:25:49+08:00 Awal Rezky awalrezki2@gmail.com Syarif Beddu syahril.idris@universitasbosowa.ac.id Satriani Latief satriani.latief@universitasbosowa.ac.id <p>Kota Makassar sebagai gerbang Indonesia timur membuat Kota Makassar adalah salah satu kota tersibuk di Indonesia yang tak hanya maju dalam segi perdagangan tetapi juga manufaktur, salah satunya dalam bidang pembuatan atau manufaktur kapal yang di miliki oleh negara yang Bernama PT. indutri kapal Indonesia, PT. indutri kapal indonesia bergerak dalam bidang pembuatan dan manufaktur kapal yang di dalamnya memiliki ratusan pekerja kasar dengan taraf prekonomian rendah dan belum memiliki hunian bahkan Sebagian besar pekerja dalam PT. Industri kapal Indonesia bermukim di kontrakan yang masuk dalam Kawasan permukiman kumuh di dekat PT.industri kapal Indonesia, hal inilah yang membuat pentingnya rumah susun karyawan bagi karyawan PT. Indutri Kapal Indonesia. Rumah susun karyawan tidah hanya berfungsi sebagai hunian tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga, melestarikan dan menghargai eksistensi identitas lokal pada bangunan, penarapan motif batik dapat dilakukan dalam bidang arsitektur dengan mewujudkannya ke dalam bangunan. Untuk mewujudkan motif batik ke dalam lapisan material fasad bangunan, melibatkan persepsi visual. Salah satu unsur yang mempengaruhinya adalah cahaya. Seperti diketahui Indonesia selalu disinari cahaya matahari sepanjang tahun. Fenomena yang ada seringkali cahaya alami (sunlighting) yang menyinari bangunan berlebihan. Oleh karena itu perlu material tambahan berupa lapisan material fasad bangunan agar membuat nyaman pengguna bangunan. Upaya ini ini dilakukan untuk menghargai eksistensi batik dalam bidang arsitektur yakni menggabungkan motif batik sebagai desain lapisan material pada fasad bangunan . Sehingga diharapkan identitas lokal bangunan akan terlihat. Dalam proses studi nantinya dilakukan beberapa tahapan terkait studi pustaka, pengambilan parameter operasional, melakukan komparasi bangunan yang menerapkan double-skin facade bangunan dengan motif batik hingga mampu memberikan kriteria atau rekomendasi motif batik yang dapat diterapkan ke dalam desain lapisan material fasad bangunan dengan motif batik. Motif batik Makassar dan mandar dipilih karena Motifnya yang diharapkan dapat mewakili identitas lokal bangunan di Sulawesi Selatan</p> <p> </p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Awal Rezky, dkk https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/939 Standar Keamanan Arena Olahraga Ekstrim dalam Perancagan Gedung Olahraga Ekstrim di Kota Makassar 2026-01-05T15:03:06+08:00 Rayyan Ramadhan rayyanramadhan2312@gmail.com Syam Fitriani Asnur syamfitriani.asnur@universitasbosowa.ac.id Lisa Amalia lisa.amalia@universitasbosowa.ac.id <p>Perancangan gedung olahraga ekstrim menuntut implementasi standar keamanan yang ketat untuk melindungi peserta dan penonton selama berlangsungnya acara. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menerapkan standar keamanan yang sesuai dengan karakteristik olahraga ekstrim dalam perancangan gedung. Pendekatan melibatkan analisis risiko potensial, integrasi teknologi keamanan terkini, serta penerapan sistem evakuasi darurat yang efisien. Pemilihan material tahan bencana alam menjadi aspek krusial dalam memitigasi risiko keamanan. Selain itu, koordinasi dengan pihak berwenang dan penerapan regulasi setempat juga diperlukan untuk memastikan kepatuhan secara menyeluruh.</p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Rayyan Ramadhan, dkk https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/938 Politeknik Penerbangan di Kota Makassar dengan Penerapan Arsitektur Futuristik 2025-12-30T19:40:00+08:00 Muh. Anwar Fausi Anwarfauzi78@gmail.com Satriani Latief satriani.latief@universitasbosowa.ac.id Lisa Amalia lisa.amalia@universitasbosowa.ac.id <p>Industri penerbangan Indonesia berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, letak geografis Indonesia yang berada di garis khatulistiwa dan menghubungkan dua benua dan dua samudera tentu sangat menguntungkan dunia penerbangan. Kota Makassar sebagai gerbang Indonesia timur membuat Kota Makassar adalah salah satu kota tersibuk di Indonesia yang tak hanya maju dalam segi perdagangan tetapi juga manufaktur. Dalam rangka berpartisipasi dalam keikutsertaan memajukan pendidikan di Indonesia khususnya di bidang penerbangan atau kedirgantaraan perlu adanya sebuah wadah atau tempat yang mampu menaungi seluruh aspek kegiatan akademisi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia di bidang penerbangan yang akan mendatang. Metode perancangan dengan menyusun konsep perencanaan politeknik Penerbangan di Kota Makassar dengan menggunakan penerapan Arsitektur Futuristik, dimana desain yang diterapkan memanfaatkan teknologi dan bentukan baru, dalam perencanaan tidak melupakan aspek lingkungan dan masyarakatnya, serta tetap dapat mencerminkan identitas daerah dalam desain agar tetap relevan seiring dengan perkembangan zaman. Perencanaan menyesuaikan dengan kebutuhan, serta memaksimalkan fungsi dan tujuannya sebagai tempat pendidikan dan pelatihan di bidang Penerbangan.</p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Muh. Anwar Fausi, dkk https://journal.ft.unibos.ac.id/index.php/jas/article/view/937 Perencanaan Taman Hiburan Bertema di Kota Makassar Dengan Pendekatan Arsitektur Healing dan Education 2025-12-28T22:01:09+08:00 Alghy Alfansyah Alghyfansyah@gmail.com Muhammad Awaluddin Hamdy awaluddin.hamdy@universitasbosowa.ac.id Lisa Amalia lisa.amalia@universitasbosowa.ac.id <p>Berwisata merupakan pilihan yang tepat karena dapat mendorong kembalinya kesegaran tubuh dan pikiran. Berwisata juga telah tumbuh menjadi bagian dari gaya hidup dan kebutuhan masyarakat Kota Makassar yang semakin menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Wisata itu sendiri ada bermacam-macam jenisnya terutama jika ditinjau dari sifat kegiatan rekreasi seperti bermain, bersuka dan bersantai. Sementara obyek wisata modern yang memperhatikan fungsi permainan itu sendiri seperti fungsi kognitif, sosial, dan emosi, masih sangat minim. Oleh karena itu pengadaan objek wisata modern dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu objek wisata modern yang paling terkenal iyalah Taman Hiburan. Kota Makassar memiliki taman hiburan, namun taman hiburan ini bersifat indoor yang memiliki kekurangan seperti keterbatasan ruang, tidak ada pemandangan alami, dan udara yang tidak alami. Tersedianya taman hiburan outdoor sebagai tempat rekreasi membuat tempat tersebut banyak dikunjungi oleh masyarakat, tidak hanya masyarakat dalam kota, masyarakat dari luar kota juga sering menjadikan tempat rekreasi ini menjadi tujuan objek wisata. Taman Hiburan merupakan sebuah tempat atau sarana rekreasi yang memiliki ide dasar khusus yang mencirikan sebuah tempat rekreasi tersebut. Tujuan perancangan penelitian ini yaitu menyusun suatu konsep acuan perancangan sebuah taman hiburan bertema yang dapat menjadi tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi dan merencanakan taman hiburan bertema sesuai dasar pertimbangan arsitektural dan non arsitektural.</p> 2024-11-28T00:00:00+08:00 Hak Cipta (c) 2024 Alghy Alfansyah, dkk