Kenyamanan Sirkulasi Pada Pusat Wisata Kebun Binatang Pucak di Kabupaten Maros
Kata Kunci:
Sirkulasi, Kenyamanan, Binatang, WisataAbstrak
Kenyamanan sirkulasi menjadi aspek penting karena jarak antara fasilitas dalam lingkungan pusat wisata kebun bintang yang luas. Kenyamanan sirkulasi menjadi semakin penting karena jumlah dan jenis pengunjung yang banyak dan beragam pada pusat wisata kebun binatang. Kenyamanan sirkulasi dapat memberi dampak pada kualitas pengalaman pengguna. Dengan sirkulasi yang baik, pengguna dapat melakukan aktivitasnya lebih optimal Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kenyamanan sirkulasi pada lingkungan pusat wisata kebun binatang. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini merupakan metode yang melihat fenomena yang ada pada masyarakat. Metode ini menggambarkan fenomena tersebut bersama dengan segala permasalahan yang ada dengan keadaan apa adanya atau sebenar-benarnya dengan penjelasan secara deskriptif. Kenyamanan sirkulasi pada pusat wisata kebun binatang pucak di Kabupaten Maros dicapai dengan menerapkan elemen-elemen sirkulasi, kesesuaian komponen dan desain sirkulasi kebun binatang, serta faktor kenyamanan klimatik, fisik, maupun visual. Penerapan itu menghasilkan sirkulasi yang dapat menambahkan pengalaman menarik, fasilitas-fasilitas sirkulasi yang fungsional, ukuran sirkulasi yang sesuai standar manusia maupun kendaraan, serta lingkungan yang alami dari rumput dan pohon. Sehingga sirkuasi menjadi lebih indah dan nyaman bagi pengguna jalur sirkulasi.
Referensi
Allo, M. Y. P., Mustafa, S., Amalia, L. (2023). Analisis Pola Sirkulasi Kendaraan Terminal Tipe B di Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Arsitektur Sulapa (Jas), Vol. 5, No. 1, Mei 2023, Hal. 17-27
Chakam, M. F., Ristianti, N. S. (2021). Kebutuhan Elemen Desain Jalan Yang Inklusif Di Kampung Pelangi Semarang Berdasarkan Aspek Kenyamanan. Tesa Arsiektur Vol. 19, No. 1, 2021
Ching, Francis D.K. (2007). Arsitektur Bentuk, Ruang, dan Tatanan ( edisi ketiga ) . Jakarta: Erlangga.
F. I. Qismullah, N. Fakriah, dan N. Safira. (2022). Penggunaan Cafes dan Warung Kopi Sebagai Thinking Space Oleh Mahasiswa Di Aceh. Jurnal Geuthee: Penelitian Multidisiplin, vol. 5, no. 2, hal. 161-176, 2022
Gupta, Brij Kishor. (2008). Barrier Designs for Zoos. New Delhi : Central Zoos Authority
Mehta, Rommel dan Singh, D.N. (2018). Design Guidelines for Zoos. New Delhi: Central Zoo Authority
Neufert, Ernst. (1996). Data Arsitek Jilid 1. Jakarta: Erlangga
Neufert, Ernst. (2002). Data Arsitek Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Rahmiati, M. (2009). Studi Aspek Kenyamanan Ruang Pedestrian Penggunaannya Pada Kawasan Jalan. ___
Satria, W. D., Sinaga, P. S., Wibowo, Y. H. (2023). Kenyamanan Sirkulasi Bangunan Kampus Berdasarkan Persepsi Pengguna (Studi Kasus Gedung E ITERA). Jurnal Arsitektur TERRACOTTA, No. 2, Vol. 4, Hal 137-144
T. Pynkyawati, P. Meilan, A. D. Rafles, dan B. M. D. Putro. (2020). Kenyamanan Pencapaian Penggunaan Bangunan Rumah Sakit Multi Massa Terhadap Desain Sirkulasi Sebagai Penghubung Antarfungsi Bangunan. Jurnal Arsitektur TERRACOTTA, vol. 1, no. 2, hal. 103-114, 2020
Ulfa, R. Irwansyah, M. Bustari. (2019). Kebun Binatang Habitat Leuser Aceh besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Dan Perencanaan VOLUME 3, No.2, Mei 2019, hal 11-16
William, D. G. Siregar, F. O. P. Moniaga, I. L. (2022). Taman Safari Klabat, Minahasa Utara Architecture Sense of Place. Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 11 No. 1, 2022 Edisi Mei