Optimalisasi Proses Fermentasi Pupuk Organik Cair (POC) Dari Campuran Rumput Laut Gracilaria Sp Dan Limbah Udang Dengan Variasi Waktu Fermentasi

Penulis

  • Sostenes Marnes Parerung Universitas Bosowa
  • Andi Zulfikar Syaiful Dosen Program Studi Teknik Kimia Universitas Bosowa
  • M. Tang Dosen Program Studi Teknik Kimia Universitas Bosowa

Abstrak

Pertanian memiliki peranan strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi nasional, namun ketergantungan terhadap pupuk kimia berdampak negatif terhadap kesuburan tanah dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan proses fermentasi pupuk organik cair (POC) berbahan campuran rumput laut Gracilaria sp. dan limbah udang dengan variasi waktu fermentasi untuk meningkatkan kandungan unsur hara makro. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan dua perlakuan waktu fermentasi, yaitu 28 dan 40 hari. Parameter yang diamati meliputi pH serta kandungan nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan durasi fermentasi berpengaruh nyata terhadap peningkatan kandungan unsur hara dan kestabilan pH. Pada fermentasi 28 hari, pH cenderung asam dan kadar unsur hara masih rendah, sedangkan pada fermentasi 40 hari, pH mendekati netral dan kandungan N, P, serta K meningkat signifikan. Kondisi ini menunjukkan bahwa fermentasi 40 hari merupakan waktu optimal untuk menghasilkan POC berkualitas tinggi dengan kandungan nutrisi yang lebih lengkap serta manfaat agronomis yang lebih baik bagi tanaman. Temuan ini menegaskan potensi kombinasi rumput laut dan limbah udang sebagai bahan baku alternatif ramah lingkungan dalam mendukung sistem pertanian berkelanjutan.

Referensi

Adi Ratriyanto, Susi Dwi Widyawati, Wara P.S. Suprayogi, Sigit Prastowo, N. W. (2019). Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Ternak untuk Meningkatkan Produksi Pertanian. Jurnal SEMAR, 8(1), 9–13.

Aisyah, P. Y., Fitriyanah, D. N., Patrialova, S. N., Pratama, I. P. E. W., Mujiyanti, S. F., Abdurrakhman, A., & Radhy, A. (2024). Pembuatan Mesin Fermentator Pupuk Organik Cair untuk Menunjang Efektifitas Produksi Kelompok Tani di Desa Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sewagati, 8(2), 1466–1473. https://doi.org/10.12962/j26139960.v8i2.964

Darwin H. Pangaribuan, Setyo Widagdo, Yohannes C. Ginting, Intania Puput Saputri, M. F. (2023). Pengaruh POC Rumput Laut sebagai Substitusi Nutrisi AB Mix pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) dengan Sistem Hidroponik. Agro Bali : Agricultural Journal, 6(3), 608–620. https://doi.org/10.37637/ab.v6i3.1069

Dedi Kurniawan, Ahmad Nadhira, Razali, Octanina Sari Sijabat, Nina Unzila Angkat, R. R. (2023). Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) dengan Menggunakan Tanaman Kipahit. Jurnal Abdimas Maduma, 2(1), 42–46. https://doi.org/10.52622/jam.v2i1.152

Desi Ramadani, Hermawati Harun, R. (2023). Pembuatan Pupuk Organik Cair Rumen Sapi dan Pemanfaatannya untuk Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal SAINTIS, April, 22–27.

EM4-Pertanian. (2025). Petunjuk Pemakaian Em4 Untuk Tanaman. https://em4.co.id/em4-pertanian/?utm_source=chatgpt.com

Eva Prasetiyono, Endang Bidayani, Robin, D. S. (2022). Analisis Kandungan Nitrat Dan Fosfat Pada Lokasi Buangan Limbah Tambak Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Di Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 18(2), 73–79. https://doi.org/10.14710/ijfst.18.2.73-79

Galuh Ayu Hapsari, Sri Mulyanto Herlambang, & Arleiny Arleiny. (2024). Prototype Monitoring Dan Kontrol Kualitas Nilai Ph Air Pada Kapal. Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik, 3(2), 12–32. https://doi.org/10.55606/juprit.v3i2.3712

Ita Rizkiana, Yohanes Cahya Ginting, Rugayah, S. W. et. a. (2024). Pengaruh Pupuk Cair Berbahan Baku Daun Afrika Dan Rumput Laut Terhadap Pertumbuhan Selada Romaine (Lactuca sativa L.). Jurnal Agrotek Tropika, 12(1), 63–68. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JA

Jevika Dwitasari Rochminta, Yudhomenggolo Sastro Darmanto, R. (2021). Pengaruh Penambahan Limbah Pemindangan Berbagai Jenis Ikan Terhadap Kandungan Gizi Terasi Udang Rebon (Acetes sp.). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan, 3(2), 86–93.

Jr, J. B. J. (2016). Hydroponics A Practical Guide for the Soilless Grower Second Edition (Vol. 4, Issue 1).

M. Istnaeny Hudha, Rully Pandji Nata, Z. M. H. . (2022). Pembuatan Dekomposer Alami dengan Variasi Perbandingan Limbah Sumber Bakteri dan Waktu Fermentasi. Prosiding SENIATI, 6(2), 438–443. https://doi.org/10.36040/seniati.v6i2.5039

Mustika Dewi, Mamat Kandar, N. R. (2024). Aplikasi Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Dan Pupuk Hayati (Biofertilizer) Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Dan Produksi Pertanian Yang Berkelanjutan. Abdimas Indonesia, 4(2), 215–222. https://dmi-journals.org/jai/article/view/226

Ponidi Anastas Rizaly. (2023). Pengembangan Mikroba Em4 Untuk Fermentasi Pupuk Organik Di Desa Carang Wulung Wonosalam. Jurnal Kreativitas Dan Inovasi, 3(2), 76–80.

Ririn Puspadewi, Putranti Adirestuti, Mira Andam Dewi, dan A. A. T. (2020). Potensi Pseudomonas fluorescens dalam menghasilkan asam salisilat dengan menggunakan limbah udang sebagai substrat. Riset Informasi Kesehatan, 9(1), 92–97. https://doi.org/10.30644/rik.v9i1.359

Ristina, C. (2022). Pengaruh Penambahan Pupuk Cair Rumput Laut Gracilaria Sp Terhadap Kandungan Npk Tanah Sawah Di Desa Cot Mancang Aceh Besar. 1–86.

Suwarsito, Aman Suyadi, H. M. (2023). Upaya Pengembangan Pupuk Organik untuk Mendukung Pertanian Organik di Desa

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-04-30