SOCIO-ECONOMIC DEVELOPMENT EFFORTS IN THE COMMUNITY IN BAHODOPI DISTRICT, MOROWALI REGENCY

Authors

  • Tasya Chicarawati Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Bosowa
  • Rudi Latief Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Bosowa
  • Andi Ilham Samanlangi Program Studi Pertambangan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Ilmu Kebumian, Universitas Bosowa
  • Rivqa Mujhtahida Arsyad Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.35965/jups.v6i1.655

Keywords:

Sosial Ekonomi Masyarakat, Pertambangan, Kabupaten Morowali.

Abstract

The purpose of the study was to analyze the influence of mining activities in Bahodopi District, Morowali Regency on the socio-economic conditions of the surrounding community.
Problems in the study How much influence do mining activities in Bahodopi District, Morowali Regency have on the socio-economic conditions of the surrounding community,
How are the efforts to develop the socio-economic community in the mining sector in Bahodopi District, Morowali Regency.
The research method used is a mix method, namely combining qualitative research with quantitative research. Conclusion Length of work has a positive and significant influence on the income of the main and side jobs before the mining industry in Bahodopi District was dominated by workers who only had an income of <Rp 3,000,000, but after the mining industry, workers earned an average income of Rp. 6,000,000 – Rp
3,000,000, Frequency of work has a positive and significant effect on
income, this data is in line with the statement that the majority of respondents work for
6 days a week, Length of work has a positive and significant effect on
education, as the majority of respondents (66 people) feel that the level of
education in Bahodopi District, Morowali Regency is very low when
there is no mining industry in Bahodopi District, Frequency of work has a
positive and significant effect on Education. Mining activities can
have a significant economic impact on local communities, including increased
income and economic growth, Length of work has a positive and
significant effect on health, as the results of the questionnaire found that
the health conditions of the community after mining activities worsened
compared to before mining activities. Frequency of work has a
positive and significant effect on health. Regular frequency of work
can provide structure and consistency in daily life.

References

Anggariani, D., Sahar, S., & Sayful, M. (2020). Tambang pasir dan dampak sosial ekonomi masyarakat di pesisir pantai. SIGn Journal of Social Science, 1(1), 15–29.

Anjami, T., & Nurhamlin. (2018). Dampak sosial penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Sungai Sorik Kecamatan Kuantan Hilir Seberang Kabupaten Kuantan Singingi (Skripsi). Universitas Riau.

Arsyad, L. (2020). Ekonomi pembangunan (6th ed.). UPP STIM YKPN.

Asnawi, M. I. (2019). Implikasi yuridis pengelolaan pertambangan dalam aspek kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 14(1), 45–60.

Azwari, F., & Rajab, A. (2021). Dampak pertambangan batubara terhadap sosial dan ekonomi masyarakat di RT. 17 Desa Loa Duri Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. Buletin Poltanesa, 22(1), 116–121.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Morowali. (2023). Kabupaten Morowali dalam angka 2023. BPS Kabupaten Morowali.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Morowali. (2023). Kecamatan Bahodopi dalam angka 2023. https://morowalikab.bps.go.id/publication/2023/09/26/5df32464cc9081a2eca1ec42/kecamatan-bahodopi-dalam-angka-2023.html

Badan Pusat Statistik Kabupaten Morowali. (2024). Kabupaten Morowali dalam angka 2024. BPS Kabupaten Morowali. https://morowalikab.bps.go.id/publication/2024/02/28/3ac740b89b05fd82b945976c/kabupaten-morowali-dalam-angka-2024.html

Bari, F. (2017). Pengaruh modal, lama usaha, dan jam kerja terhadap pendapatan pedagang di sekitar Pondok Pesantren Biharu Bahri'asali Fadlaailir Rahmah di Desa Sananrejo Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 6(1).

Brilianti, P. A., & Sutopo, U. (2021). Implikasi penambangan pasir terhadap perekonomian petani. Jurnal Antologi Hukum, 1(2), 117–131.

Calista, N. (2018). Pengaruh lokasi, modal usaha, jam kerja, dan lama usaha terhadap pendapatan pedagang Pasar Cinde. (Lengkapi sumber asli karena data yang tersedia tidak valid).

Fadhilah, H., Relynada, R., Erin, F., & Fadhillah, M. R. (2022). Implementasi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup terhadap kebersihan lingkungan masyarakat. Cross-border, 5(2), 1190–1200.

Fahruddin, M. (2019). Penegakan hukum lingkungan di Indonesia dalam perspektif Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Veritas, 5(2), 81–98.

Fatonah, S. (2018). Dampak kegiatan penambangan pasir terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat: Studi di Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta (Skripsi). UIN Sunan Kalijaga.

Fitriyanti, R. (2016). Pertambangan batubara: Dampak lingkungan, sosial dan ekonomi. Jurnal Redoks, 1(1).

Glasson, J. (1997). Pengantar perencanaan regional. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Giansi, S. (2018). Analisis dampak kebijakan pertambangan batuan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Gunung Wetan Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas (Skripsi). IAIN Purwokerto.

Huda, M. M., & Windrayadi, Y. D. P. (2020). Kajian kondisi sosial ekonomi masyarakat penambang batu kapur di Desa Leranwetan Kecamatan Palang. Oportunitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen, Kewirausahaan dan Koperasi, 1(2), 18–23.

Inglehart, R., & Baker, W. E. (2000). Modernization, cultural change, and the persistence of traditional values. American Sociological Review, 65(1), 19–51. https://doi.org/10.2307/2657288

Jati, M. M. K., & Harini, R. (2018). Persepsi masyarakat terhadap dampak penambangan sirtu di bantaran Sungai Batang Kuranji pada kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat. Jurnal Bumi Indonesia, 7(4).

Kamulalis, E. A. (2022). Pengaruh jam kerja dan pengalaman kerja terhadap pendapatan karyawan (Studi kasus Pabrik Tahu CNG dan CND). Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 1(3), 212–221.

Limin, R. (2018). Studi pengaruh keberadaan pertambangan terhadap ekonomi masyarakat Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali (Skripsi). Universitas Bosowa.

Listiyani, N. (2017). Dampak pertambangan terhadap lingkungan hidup di Kalimantan Selatan dan implikasinya bagi hak-hak warga negara. Al-Adl: Jurnal Hukum, 9(1), 67–86.

Mahfuzah, A., & Maimunah. (2019). Implikasi etika lingkungan terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat (Studi kasus di Kabupaten Tabalong). At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi, 10(2), 127–141.

Mansourian, S. (2021). Governance and sustainable management of natural resources. Sustainability, 13(18), Article 10130. https://doi.org/10.3390/su131810130

Putri, N. (2020). Harus dilengkapi dengan sumber asli, karena referensi ini belum memiliki identitas publikasi yang lengkap.

Ramadani, K. D. (2021). Hubungan jam kerja dan kesehatan pekerja di Indonesia. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 8(1), 33–40.

Soekanto, S. (2017). Sosiologi suatu pengantar. PT RajaGrafindo Persada.

Sukirno, S. (2019). Makroekonomi: Teori pengantar (3rd ed.). PT RajaGrafindo Persada.

Tarigan, R. (2018). Ekonomi regional: Teori dan aplikasi (Edisi revisi). PT Bumi Aksara.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2021). Economic development (13th ed.). Pearson.

WCED (World Commission on Environment and Development). (1987). Our common future. Oxford University Press.

Winarno. (2024). Realisasi PNBP mineral dan batubara tahun 2024. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. https://www.esdm.go.id

Published

2025-11-30