Pengaruh proses matriks sampel terhadap homogenitas sampel wet ore pada preparasi basah
Pengaruh proses matriks sampel terhadap homogenitas sampel wet ore pada preparasi basah
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode preparasi matriks dan metode quartering terhadap homogenitas sampel wet ore nikel pada preparasi basah, serta mengevaluasi pengaruh variasi ukuran partikel terhadap hasil analisis kadar nikel. Penelitian ini menggunakan metode komparatif dengan variasi metode matriks (6×5, 5×5, dan 4×5) serta metode quartering (3, 4, dan 5 kali quartering) dengan jenis sampel berbeda yang diambil dari area pertambangan A, B, dan C. Selain itu, dilakukan variasi ukuran partikel sampel sebesar 150, 175, dan 200 mesh. Parameter homogenitas dievaluasi berdasarkan kestabilan hasil analisis kadar nikel (Ni) yang diuji menggunakan instrumen ED-XRF. Tingkat homogenitas ditinjau dari konsistensi nilai kadar Ni dan variasi antar pengulangan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode matriks dengan pembagian 6×5 cenderung menghasilkan distribusi sampel yang lebih merata dibandingkan variasi matriks lainnya. Pada metode quartering menujukkan dengan 3 kali quartering menghasilkan distribusi sampel yang lebih merata. Selain itu, ukuran partikel 200 mesh menunjukkan hasil analisis yang lebih stabil dibandingkan ukuran 150 dan 175 mesh. Berdasarkan hasil tersebut, metode matriks 6×5 dan quartering 3 kali dengan ukuran partikel 200 mesh dinilai paling sesuai untuk meningkatkan homogenitas sampel wet ore nikel pada preparasi basah
Referensi
Andi Fadhil. (2024). Analisis Perbedaan Kadar Biji Nikel Laterit pada PIT Samaendre-B dengan Stockpile PT Ceria Nugraha. Analisis Perbedaan Kadar Biji Nikel Laterit.
Balaram. (2022). Sample preparation for geochemical analysis. Strategies, Issues, and Developments.
Campos. (2017). Applications of quartering method in soils and foods. Journal of Engineering Research and Application.
Chieregati, A. C., Prado, G. C., Fernandes, F. L., Villanova, F. L. S. P., & Dominy, S. C. (2023). A Comparison between the Standard Heterogeneity Test and the Simplified Segregation Free Analysis for Sampling Protocol Optimisation. Minerals, 13(5). https://doi.org/10.3390/min13050680
Dominy, & Glass, H. (2018). Sampling and estimation of sampling variance. Jurnal Minerals, 8(7).
F Thamsi, Firdaus, & Harianto Badduwahe. (2024). Korelasi MgO dan SiO2 Terhadap Kadar Ni dan Fe Pada Endapan Nikel Laterit di PT MKAL. Jurnal GEOSAPTA , 1(10), 25–30.
Iowa Department of Transportation. (2015). Reducing Aggregate Field Samples to Test Samples. Matls IM 336.
Jimmy E. (2017). Analisis Pengambilan dan Preparasi Sampel Berdasarkan Hasil Pengujian Kadar Nikel Pada PT. Haltim Mining Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara. INTAN Jurnal Penelitian Tambang, 1(1).
Lediyantje, & Iwan Setiawan. (2019). Profil Endapan Nikel Laterit di Daerah Palangga, Provinsi Sulawesi Tenggara. Riset Geologi Dan Pertambangan , 29(1).
Muthmainnah, R. (2025). Pengaruh Ukuran Partikel dan Metode Pengeringan terhadap Akurasi Analisis Nikel Menggunakan XRF. Journal of Research and Education Chemistry, 7(2).
Putra. (2020). Analisis interferensi matriks pada pengukuran nikel menggunakan AAS. Prosiding Seminar Nasional Metalurgi, 2(1), 101–108.
Rahman, M. (2022). Pengaruh larutan kompleksan terhadap homogenitas larutan sampel bijih nikel. Jurnal Teknologi Mineral, 5(3), 89–97.
Sanusi. (2020). Effect of sample preparation techniques on XRF analysis of lateritic nickel ores. IOP Conference Series : Material Science and Engineering, 797.
SNI 13-4726-2019: Pedoman Pelaporan Hasil Eksplorasi Sumber Daya Dan Cadangan Mineral, Pub. L. S
