Penerapan Unsur Kebudayaan Suku Toraja, Bugis, dan Makassar Pada Terminal Regional Daya Kota Makassar

Penulis

  • Simarwata Pallawa PS Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Bosowa
  • Nasrullah Nasrullah Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Bosowa
  • Lisa Amalia Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Bosowa

Kata Kunci:

Terminal angkutan, Suku Bugis, Toraja, Makassar, Budaya

Abstrak

Terminal Regional Daya merupakan merupakan Terminal Induk Penumpang Tipe A Kota Makassar. Moda pengangkutan berupa transportasi merupakan suatu gerakan pemindahan barang atau subjek orang dari tempat satu ke tempat lainnya. Salah satu pusat transportasi utama di Sulawesi Selatan, Terminal Regional Daya tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit bagi para pelancong, tetapi juga sebagai etalase kebudayaan dari suku-suku yang mendiami wilayah Saulawesi selatan, yaitu Makassar, Bugis, dan Toraja. Pembahasan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan unsur-unsur kebudayaan yang dihadirkan oleh masing-masing suku di terminal tersebut. Melalui integrasi unsur-unsur kebudayaan Makassar, Bugis, dan Toraja dalam desain dan fasilitas Terminal Regional Daya, terminal ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit, tetapi juga sebagai pusat pertemuan budaya yang mencerminkan keragaman dan kekayaan tradisi Sulawesi Selatan. Pengaruh kebudayaan ini berkontribusi pada pengalaman pengguna yang lebih mendalam dan memperkuat identitas budaya.

Referensi

Aslan, M., Madani, M., & Aksa, N. (2015). Peran Pemerintah Dalam Pengelolaan Terminal Di Terminal Regional Daya Kota Makassar. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 1(3).

Datu, J. K., Hamdy, M. A., & Mustafa, S. (2023). Penerapan Model Pendekatan Arsitektur Lokal dan Neo Vernakular Pada Gedung Pusat Kreatif di Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Arsitektur Sulapa, 5(1).

Fatmawati, F., & Kurnia, H. (2023). Mengenal kebudayaan suku Bugis. Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya Indonesia, 1(2), 72-78.

Rahmadani, E. P., Nasrullah, N., & Idris, S. (2024). Unsur Regionalisme pada Fasade bangunan Terminal Angkutan Darat Tipe A di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Jurnal Arsitektur Sulapa, 6(1), 32-39.

Simarwata Pallawa. (2024). “Acuan Perancangan Terminal Angkutan Darat Regional Daya di Kota Makassar Dengan Konsep Pendekatan Arsitektur Neo Vernakuler”. Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Bosowa.

Simarwata Pallawa. (2024). “Gambar Kerja Acuan Perancangan Terminal Angkutan Darat Regional Daya di Kota Makassar Dengan Konsep Pendekatan Arsitektur Neo Vernakuler”. Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Bosowa.

Simarwata Pallawa. (2024). “Laporan Perancangan Terminal Angkutan Darat Regional Daya di Kota Makassar Dengan Konsep Pendekatan Arsitektur Neo Vernakuler”. Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Bosowa.

Lakebo, F., Hamdy, M. A., & Idris, S. (2019). Aplikasi Penerapan Model Arstitektur Neo Vernakular Pada Tampilan Fasade Hotel di Kawasan Pesisir Kota Makassar. Jurnal Arsitektur Sulapa, 1(1), 22-31.

Septiana, D. A., Yuningsih, S., Zalma, N. A., Damayanti, R., Pratama, I., Ardra, R. S., & Kurniawan, M. B. (2024, November). Historis Rumah Adat Pada Kebudayaan Sulawesi Selatan. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ.

Patarai, M., Ibrahim, S., & Tasbih, I. (2021). TORAJA implikasi budaya dalam pemekaran daerah (Vol. 1). De La Macca.

Ulfa, A. Y., Syam, N. I., Room, F., & Asra, A. A. (2025). Literatur Review: Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Budaya Sulawesi Selatan. Jurnal Pti (Pendidikan Dan Teknologi Informasi) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universita Putra Indonesia" YPTK" PADANG, 37-44. DOI: https://doi.org/10.35134/jpti.v12i1.225

Wijaya, A., Badaron, F., & Massara, A. (2023). Analisis Tarikan Kendaraan dan Ketersediaan Parkir di Terminal Daya Kota Makassar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 5964-5977.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-11-28