Pengaruh Partisipasi Masyarakat Dan Potensi Daya Tarik Wisata Terhadap Pengembangan Kawasan Air Terjun Pung Bunga Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros
DOI:
https://doi.org/10.35965/jups.v6i1.760Kata Kunci:
Air Terjun, Partisipasi, Masyarakat, Potensi Daya Tarik, Wisata, Pengembangan Kawasan WisataAbstrak
Abstract. This study aims to explain the influence of community participation and potential attraction on the development of Pung Bunga waterfall tourism and development based on community participation and potential tourist attraction in the Pung Bunga waterfall area.From the results of this study, it is shown that the community participation indicator is the indicator that has the most positive and significant direct influence on the development of the tourist area. Meanwhile, the indicator of potential tourist attraction has a positive and significant effect directly on the indicator of the development of tourist areas. Therefore, it is necessary for the government to pay attention to developing Pung Bunga waterfall tourism.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh partisipasi masyarakat dan potensi daya tarik terhadap pengembangan wisata air terjun Pung Bunga dan pengembangan berbasis partisipasi masyarakat dan potensi daya tarik wisata di kawasan air terjun Pung Bunga.Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indikator partisipasi masyarakat menjadi indikator yang paling berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap pengembangan kawasan wisata. Sedangkan indikator potensi daya tarik wisata berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap indikator pengembangan kawasan wisata. Maka dari itu di perlukan adanya perhatian pemerintah untuk mengembangkan wisata air terjun Pung Bunga.
Referensi
Anindita, A. (2015). Pengantar pariwisata. Alfabeta.
Batu, T. K. (2018). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata serta dampaknya terhadap perekonomian warga di desa.
Budiman, A. (2000). Teori pembangunan dunia ketiga. PT Gramedia Pustaka Utama.
Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and practice (4th ed.). Pearson Education.
Deru, S., Leha, E., & Penu, Y. P. (2022). Persepsi dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata Air Terjun Ogi di Kelurahan Faobata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Jurnal Equilibrium, 2(1), 24–35.
Hakim, A. R., Manan, M., Fatmala, W., & Bintang, C. A. (2023). Partisipasi masyarakat terhadap pengembangan objek wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban di Kabupaten Kuantan Singingi. Journal of Urban Regional Planning and Sustainable Environment, 2(1).
Ira, W. S., & Muhamad, M. (2020). Partisipasi masyarakat pada penerapan pembangunan pariwisata berkelanjutan (Studi kasus Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang). Jurnal Pariwisata Terapan, 3(2), 124–135. https://doi.org/10.22146/jpt.43802
Kaharuddin, K., Pudyatmoko, S., Fandeli, C., & Martani, W. (2020). Partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan ekowisata. Jurnal Ilmu Kehutanan, 14(1), 42–54. https://doi.org/10.22146/jik.57462
Manalu, S. H. (2020). Strategi pengembangan daya tarik wisata air terjun di Desa Sambangan. Media Wisata, 18(2), 185–194.
Murphy, P. E. (1985). Tourism: A community approach. Routledge.
Nugraha, I. (2004). Pembangunan wilayah: Perspektif ekonomi, sosial, dan lingkungan. (Lengkapi nama penerbit).
Pangasih, F., Hakim, B. R., Rulia, A., & Noor, M. F. (2023). Pengembangan daya tarik wisata pada kawasan wisata Air Terjun Kandua Raya. Jurnal Pengabdian Untukmu Negeri, 7(1), 48–55.
Prasetyo, A., & Rahayu, S. (2022). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 17(2), 101–114.
Rasoolimanesh, S. M., Ringle, C. M., Jaafar, M., & Ramayah, T. (2017). Urban vs. rural destinations: Residents' perceptions, community participation, and support for tourism development. Tourism Management, 60, 147–158. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2016.11.019
Ridwan, M. (2012). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. PT Sofmedia.
Soetomo. (2010). Strategi-strategi pembangunan masyarakat. Pustaka Pelajar.
Suansri, P. (2003). Community based tourism handbook. Responsible Ecological Social Tour (REST).
Suharto, E. (1997). Pembangunan, kebijakan sosial, dan pekerjaan sosial. LSP-STKS.
Suwantoro, G. (2004). Dasar-dasar pariwisata. Andi.
Taniredja, T., & Mustafidah, H. (2014). Penelitian kuantitatif: Sebuah pengantar. Alfabeta.
Ulum, S., & Suryani, D. A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Gamplong. Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik, 3(1).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11.
United Nations World Tourism Organization. (2023). World Tourism Barometer. https://www.unwto.org
Yoeti, O. A. (2006). Pariwisata budaya: Masalah dan solusinya. Pradnya Paramita.
Yoeti, O. A. (2016). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. Balai Pustaka.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Arisandy Sely, Jamaluddin Jahid, Jufriadi, Rahmawati Rahman, Rusneni Ruslan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




